Potret Pak Amin dalam ngalap berkah Sang Kyai Oleh: Ifada Ziky I

By: Admin | Posted on: 2013-11-18 | Kunjungan : 542

Pak Amin dan istri sehari-hari menjaga warung makan sederhana di belakang kampus Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum (Unipdu) Jombang.


 

 

 

Bertahun-tahun, keluarga pak Amin menggantungkan hidup mereka dengan berwirausaha membuka warung makan sederhana, Bagi pak Amin ini adalah berkah tersendiri dikarenakan ketaatannya kepada pendiri pondok Darul Ulum.

Sebelum tahun 2000, bapak yang memiliki lima anak perempuan dan satu anak laki-laki ini, dulunya adalah seorang kuli bangunan yang ikut membangun gedung Fakultas Bahasa dan Sastra Unipdu. Selain menjadi kuli bangunan, dia adalah juru masak di kantin asrama Muzamzamah-Chosi’ah dan keamanan dalam pondok. Pak Amin juga termasuk orang yang dekat dengan almarhum syekh K.H As’ad Umar.

Suatu ketika di tahun 2000, dia bermaksud meminta izin kepada pak Kyai untuk menempati sebidang lahan di belakang kampus Fakultas Bahasa dan Sastra Unipdu guna membuka warung makan sederhana agar bisa menopang ekonomi keluarganya yang pada saat itu masih serba kekurangan. Dan Alhamdulillah permintaannya tersebut dikabulkan. “Tekun dan Ulet adalah modal utama dalam berwirausaha di samping doa”, ujar pak Amin, “Kesuksesan tidak akan pernah kita capai nduk tanpa adanya keringat dan jatuh bangun dalam berwirausaha.” lanjutnya.

Ketaatan dan keikhlasan beliau kepada pak Kyai adalah contoh yang ada dalam kehidupan masyarakat. Barakah pak kyai diakuinya telah membawa perubahan tersendiri dalam hidupannya, khususnya dalam kehidupan spiritual dan ekonomi keluarganya. ( Red: Ifada )

 

 

 

 

.